Jumat, 11 November 2011

Tugas Perbedaan Manajemen dan Manager Beserta Definisinya

Perbedaan Manajemen Dan Manajer Berserta Definisinya


PENDAHULUAN
  1. LATAR BELAKANG
Pertama, sebelum pengertian tentang manajemen dan manajer, kita mencoba melihat atau membahas gambaran umum tentang manajemen. Sebenarnya manajemen memiliki arti yang sangat luas tergantung dimana kita meletakkan kalimat manajemen tersebut, bisa berhubungan dengan akuntansi, perusahaan, organisasi, pribadi dan lain sebagainya.
Dalam kehidupan kita pribadi sehari-hari sebenarnya terdapat fungsi dan bentuk manajemen pribadi. Contohnya kegiatan kita sehari-hari dari pagi, siang, sore, malam, hingga pagi lagi. Mulai dari kita bangun tidur, apa yang pertama kita pikirkan ? setiap orang berbeda-beda apa yang mereka pikirkan setelah bangun tidur, misalnya kita bersyukur, menanyakan jam berapa ini, setelah itu kita merencanakan habis ini salat, mandi, makan, setrika baju, berangkat sekolah atau kerja dan seterusnya. Maka akan terjadilah sebuah schedule atau tata urutan kegiatan dari pagi hingga pagi lagi walaupun hanya didalam pikiran saja. Secara tidak langsung hal inilah yang disebut kita sedang memanajemen diri kita sendiri untuk melaksanakan schedule tersebut. Walaupun dalam prakteknya kita bisa melaksanakan secara urut atau acak schedule tersebut, akan tetapi pasti akan dilakukan. Secara tidak langsung juga kita telah menjadi manajer untuk diri kita sendiri dan juga kita sebagai bawahan untuk diri kita. Jadi secara tidak langsung kita seperti sebuah perusahaan ada bawahan dan ada atasan, walaupun semuanya dilakukan oleh diri kita sendiri. Sehingga bisa disimpulkan bahwa manajemen berhubungan dengan organisasi atau adanya sekumpulan orang lebih dari satu.
Dalam manajemen juga memiliki aspek pendukung yang berkaitan, aspek tersebut adalah Administrasi dan Kepemimpinan. Kenapa manajemen membutuhkan dua aspek tersebut ? sebab manajemen membutuhkan kepemimpinan untuk melaksanakan tahap-tahap manajemen dan manajemen juga membutuhkan Administrasi guna memenuhi kebutuhan dalam melaksanakan tahap-tahap manajemen.
Sebenarnya apa arti dari Administrasi dan Kepemimpinan ?
Administrasi adalah proses penyelenggaraan kerja yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan. (sumber : makalah kakak tingkat).
Sedangkan Kepemimpinan menurut T. Hani Handoko, adalah Bagian penting manajemen, tetapi tidak sama dengan manajemen. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempengaruhi orang-orang lain agar bekerja mencapai tujuan dan sasaran. (1997:294)

  1. PERUMUSAN MASALAH
Makalah ini akan membahas Pengertian Manajemen dan Manajer serta Evolusi Pemikiran Manajemen. Manajemen disini akan berhubungan dengan organisasi. Pembahasan tentang manajemen sebelumnya akan diketahui terlebih dahulu fungsi-fungsi dari manajemen. Untuk evolusi pemikiran manajemen akan dibahas sejarah dari manajemen dan manajemen masa sekarang.
  1. TUJUAN PENULISAN
Dengan dibuatnya makalah ini diharapkan mahasiswa mampu :
    1. Mengetahui dan memahami tentang manajemen baik untuk organisasi dan lainnya
    2. Mengerti tentang manajer dan menjadi manajer.
    3. Mengetahui dan mengikuti perkembangan evolusi pemikiran manajer.








TINJAUAN PUSTAKA

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Sebelum kita mengetahui pengertian Manajemen, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu masalah Fungsi dari Manajemen.
Fungsi manajemen ada bermacam-macam menurut tokoh-tokoh manajemen, antara lain :
  1. Menurut George R. Terry fungsi manajemen yaitu planning (perencanaan), organizing(pengorganisasian), actuating (menggerakkan), controling (Pengendalian) (1986).
  2. Menurut Henri Fanyol yang di kutip T. Hani Handoko, fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pemberian perintah dan pengawasan. (1997:21).
  3. Menurut Lutter Gulick yang di kutip oleh Suharsini Arikunto, fungsi manajemen adalahplanning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), staffing (kepegawaian)directing(pengelolaan), coordinating (koordinasi), reporting (pelaporan) dan budgetting (rencana biaya). (Suharsini Arikunto, 1993:38)
Manajemen dalam sebuah organisasi mempunyai jenjang (level) yang berbeda. Perbedaan jenjang menunjukkan perbedaan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya. Terlepas dari jenjangnya, seluruh manajer melakukan fungsi-fungsi seperti diatas akan tetapi penulis simpulkan sebagai berikut : (1) Planning, (2) Organizing, (3) Directing, dan (4) controlling, serta (5) Decision making.
Planning : Adalah proses menetapkan tujuan yang ingin dicapai dimasa yang akan datang dan strategi yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Organizing : Manajemen berusaha untuk menyusun dan membagi tugas-tugas yang perlu dikerjakan.
Directing : Adalah proses mengelola aktivitas harian (day-to-day activities) dan memelihara agar organisasi berfungsi sebagaimana mestinya.
Controlling : Merupakan proses untuk menyakinkan bahwa hasil yang dicapai sesuai rencana. Dengan pengendalian, manajemen dapat mengenali masalah yang ada untuk dilakukan tindakan penyelesaian dan mengenali hasil yang dicapai secara efisien dan efektif. Pengendalian didasar konsep yang menyatakan bahwa waktu yang dimiliki manajemen merupakan sumber daya yang langka dan perhatian manajemen harus diarahkan kepada hal yang menyimpang dari rencana semula.
Decision making : Adalah proses pengambilan keputusan dari berbagai alternatif tindakan yang dapat dilakukan. Pengambilan keputusan merupakan titik sentral dari masing-masing fungsi manajemen karena pada setiap fungsi manajemen lainnya pasti diperlukan pengambilan keputusan.

  1. PENGERTIAN MANAJEMEN
Masalah definisi dari manajemen memang merupakan masalah yang sulit. Dan sampai sekarang tidak ada persetujuan universal tentang definisi manajemen. Manajemen selalu berhubungan dengan sebuah organisasi. Yaitu sekumpulan orang yang bekerjasama disetiap bidangnya untuk mencapai satu tujuan. Sehingga bisa dibuatkan sebuah urut-urutan untuk mengartikan arti dari manajemen.

Menurut T. Hani Handoko mendefinisikan:
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah di tetapkan. (1997:8).
Menurut George R. Terry mendefinisikan:
Manajemen adalah merupakan proses yang terdiri dari tindakan-tindakan, perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan, yang di lakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah di tetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia serta sumber-sumber yang lain. (1986:4)



Menurut M. Manullang mendefinisikan:
Manajemen adalah seni ilmu pengetahuan, pengorganisasian, penyusunan, pengolahan, dan pengawasan sumber daya untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan (2002:5).

Menurut Nanang Fattah mendefiniskan:
Manajemen adalah sebagai proses merencana, mengorganisasi, memimpin dan mengendalikan upaya organisasi dengan segala aspeknya agar tujuan organisasi tercapai secara efektif dan efisien. (2000:1).
Menurut Ngalin Purwanto mendefinisikan:
Manajemen merupakan proses kegiatan yang mempunyai tujuan tertentu dan pelaksanaannya perlu adanya pengawasan dan pengarahan yang baik. (1993:6).
Dari definisi diatas penulis simpulkan bahwa Manajemen adalah proses yang berupa tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan serta pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu.

  1. PENGERTIAN MANAJER
Secara umum manajer berarti setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. Seperi halnya manajemen dapat diketemukan disemua organisasi, manajer juga ada disetiap organisasi.
Seperti yang telah dibahas pada fungsi manajemen dipoint atas, menurut T. Hani Handoko (1997:17), manajer memiliki level atau tingkatan dalam sebuah organisasi, yaitu Top Management(manajer puncak) Middle Management (manajer menengah) dan Lower Management (manajer lini).


  1. Manajer lini (lower management)
Tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional.
Dalam perusahaan manajer ini biasa disebut :
Kepala atau Pimpinan (leader), mandor (foreman), dan penyelia (supervisors).
  1. Manajer menengah (middle management)
Manajer menengah ini membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lini lainnya dan kadang-kadang juga membawahi karyawan operasional. Dalam perusahaan manajer ini biasa disebut :
Manajer Departemen atau Kepala Pengawas (Superintendent).
  1. Manajer puncak (top management)
Manajer puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi.
Dalam perusahaan manajer ini biasa disebut :
Direktur, Presiden, Kepala Divisi, dan lain sebagainya.


Jika kita bedakan kembali manajer menurut untuk mana mereka bertanggung jawab, menurut T. Hani Handoko (1997:17), yaitu manajer umum dan manajer fungsional.
Manajer umum mempunyai tugas mengatur, mengawasi dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan atau divisi operasi yang mencakup semua atau beberapa kegiatan-kegiatan fungsional satuan kerja (T. Hani Handoko (1997:20)).
Sedangkan manajer fungsional mempunyai tanggungjawab hanya atas satu kegiatan organisasi, seperti produksi, pemasaran, keuangan, kepegawaian (personalia) atau akuntansi. (T. Hani Handoko (1997:29)).


  1. EVOLUSI PEMIKIRAN MANAJEMEN
Evolusi yang berasal kata dari bahasa Inggris yaitu Evolution yang berarti Perkembangan atau perubahan pelan.
Seperti semua bidang studi lainnya, perkembangan pemikiran tentang manajemen terjadi sangat pesat. Oleh karena itu, agar pembahasan dan pemahaman tentang manajemen mengenai sasaran, perlu diketahui terlebih dahulu teori-teori dan prinsip-prinsip manajemen yang akan memberikan “landasan” kuat bagi pemahaman perkembangan selanjutnya.
Tanpa teori, semua pembahasan adalah berupa dugaan dan harapan yang akan membatasi penggunaannya dalam organisasi yang semakin kompleks.
Di dalam setiap negara memiliki fungsi-fungsi dan prinsip-prinsip dasar tentang manajemen sendiri-sendiri setiap negara bisa berbeda walau hanya sedikit sekali tingkat perbedaannya, dan sebagian besar sama dengan manajemen negara barat.
Sebagai contoh negara Jepang. Takeo Fujisawa salah seorang pendiri perusahaan Honda Motor, pernah mengatakan bahwa “95% manajemen Jepang telah mengambil mengambil oper cara-cara manajemen Barat, namun perbedaan 5% itulah yang dipandang manajemen Jepang tidak sama dengan manajemen Barat”.
Menurut T. Hani Handoko (1997:40), ada tiga aliran pemikiran manajemen yang ada: aliran klasik (dibagi dua yaitu manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik), aliran hubungan manusiawi dan aliran manajemen modern.
Untuk lebih jelasnya tentang perkembangan pemikiran manajemen dari waktu-kewaktu dan nama tokoh atau kontributornya bisa dilihat pada data dibawah ini (menurut T. Hani Handoko (1997:41)):
Periode 1870 – 1930  Manajemen Ilmiah
Nama Kontributor : Frederick W. Taylor, Frank dan Lilian Gilberth, Henry Gantt, Harington Emerson.
Periode 1900 – 1940  Teori Organisasi Klasik
Nama Kontributor : Henri Fayol, Jame D. Mooney, Mary Parker Follett, Herbert Simon, Chester I. Banard.
Periode 1930 – 1940  Hubungan Manusiawi
Nama Kontributor : Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, Hugo Munsterberg.
Periode 1940 – Sekarang  Manajemen Modern
Nama Kontributor : Abraham Maslow Crish Argyris, Dougles McGregor, Edgar Schien, David McCleland, Robert Blake & Jane Mouton dan lain sebagainya.
Perubahan pemikiran manajemen terjadi setiap saat, setiap tokoh manajemen memiliki pemikiran yang berbeda-beda, bahkan terjadi banyak perdebatan hanya untuk menjelaskan bagaimana manajemen dapat diklasifikasikan. Banyak penulis menyetujui bahwa manajemen mencakup berbagai tingkat ketrampilan, tetapi di lain pihak juga sikap berbeda-beda.
Menurut T. Hani Handoko (1997:59), ada lima arah perkembangan pemikiran teori manajemen di masa mendatang, yaitu:
  1. Dominan, Salah satu dari aliran utama yang muncul sebagai yang paling berguna.
  2. Divergence, Setiap aliran berkembang melalui jalurnya sendiri-sendiri.
  3. Convergence, Aliran-aliran dapat menjadi sepaham dengan batasan-batasan diantara mereka cenderung kabur
  4. Sintesa, Masing-masng aliran berintegrasi (bergabung atau penggabungan)
  5. Proliferation, Akhirnya ada kemungkinan muncul lebih banyak aliran lagi.

  1. KESIMPULAN PENULIS
Setelah mempelajari berbagai buku dan mengambil kutipan-kutipan dari buku-buku tersebut tentang pengertian manajemen dan manejer serta tentang evolusi pemikiran manajemen, Penulis telah membuat kesimpulan-kesimpulan sebagai berikut:
  1. Pengertian Manajemen
Bagi penulis sebelum kita membahas tentang pengertian manajamen harus mengetahui tentang fungsi dari manajemen, dan fungsi tersebut telah dijelaskan diatas, jadi pengertian manajemen adalah proses yang berupa tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan serta pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu.
  1. Pengertian Manajer
Pengertian manajer adalah setiap orang yang mempunyai tanggung jawab atas bawahan dan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. Serta bertugas Perencanaan, Pengorganisasian, Penyusunan Personalia, Pengarahan dan Pengawasan dalam pelaksanaan manajemen.
  1. Evolusi Pemikiran Manajemen
Seperti halnya bidang studi lainnya manajemen juga memiliki perkembangan dalam pendefinisian dan memiliki berbagai macam aliran-aliran.
Evolusi yang terjadi bisa juga dimana pemikiran yang utama menjadi dominan, atau terjadi setiap pemikiran berkembang dengan sendiri-sendiri, atau mungkin terjadi penggabungan pemikiran bahkan bisa juga muncul pemikiran yang baru.






DAFTAR PUSTAKA

Hani Handoko T., 1997, Manajemen, Edisi II, Yogyakarta : BPFE
Manullang M., 2002, Dasar-Dasar Manajemen, Yogyakarta : Gajah Mada University Press.
George R. Terry., 1986, Azas-Azas Manajemen, Bandung : Alumni
Ngalim Purwanto., 1993, Administrasi dan Supervisi Pendidikan, Bandung : Remaja Rosdakarya.
Suharsini Arikunto., 1998 Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta : Rineka Cipta.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar